Minggu, 21 Februari 2021

Perencanaan SDM yang baik

 Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Dalam dunia bisnis, keberadaan manusia dalam roda perusahaan disebut dengan sumber daya manusia (SDM). Sumber daya manusia kemudian perlu dialokasikan serta dimanipulasi agar dapat mencapai target yang ditentukan oleh perusahaan. Untuk itulah, urgensi untuk melakukan perencanaan SDM semakin tinggi, mengingat perusahaan tidak akan berkembang baik jika SDM yang dimiliki juga tidak diatur dengan tepat. Perencanaan SDM sendiri tidak bisa dilakukan secara asal-asalan sehingga tidak akan menjadi beban baru yang timbul dalam perusahaan. Berikut beberapa cara melakukan perencanaan SDM dalam sebuah perusahaan.

1. Memetakan Kapasitas SDM yang dimiliki

Pemetaan ini berfungsi untuk mengenali kapasitas SDM yang sekarang dimiliki oleh perusahaan. Pemetaan ini dapat memberikan informasi mengenai banyak hal seperti, jumlah karyawan yang aktif, kemampuan yang dimiliki karyawan, jumlah karyawan yang sudah memenuh target, dsb.

2. Memperkirakan kebutuhan SDM perusahaan untuk kedepannya

Dalam tahap ini akan muncul pertanyaan seperti apakah penambahan jumlah SDM diperlukan dalam perusahaan atau apakah perusahaan masih bisa berjalan dengan baik dengan kualitas SDM yang ada sekarang. Jawaban tersebut dapat dijawab dengan melakukan perkiraan kebutuhan dan ketersediaan SDM yang ada.

3. Perencanaan SDM, Pengembangan talent atau tenaga kerja

Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pengembangan tenaga kerja. Tahap ini dimulai dari :

Perekrutan : tahap di mana dilakukannya pencarian pada tenaga kerja atau SDM potensial yang bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan.
Seleksi : Setelah mendapatkan dan melakukan kontak dengan para calon pekerja yang memenuhi kualifikasi dasar, saatnya untuk melakukan seleksi. Tahap ini termasuk proses wawancara dan evaluasi terhadap kemampuan yang dimiliki calon tenaga kerja dan apakah kapasitas calon tersebut sesuai dengan apa yang tengah dibutuhkan. Jika telah diperkirakan dan dipetakan dengan baik, proses seleksi ini akan memiliki standar yang jelas antara mana yang sesuai dan tidak.
Pelatihan dan Pengembangan : Setelah mendapat tenaga kerja yang cocok, kemudian akan dilakukan pelatihan serta pengembangan kemampuan agar tenaga kerja yang baru bisa menyesuaikan diri dengan iklim dan tempo kerja perusahaan. Selain itu juga guna agar tenaga kerja baru bisa bekerja efektif secepat mungkin

4. Evaluasi perencanaan SDM dan monitoring

Ketika perusahaan telah memiliki perencanaan SDM yang baik dan dijalankan dengan maksimal, tahap selanjutnya adalah evaluasi dan monitoring pada SDM yang dimiliki. Proses akhir ini akan memberikan gambaran jelas bagaimana SDM bekerja dan memenuhi target perusahaan. Jika kemudian ditemui ketidaksesuaian, bisa dilakukan koreksi atau peruhanan di waktu mendatang.

 

 

 

 

Referensi

Talenta.co. Langkah Penting Penyusunan perencanaan SDM. Diakses pada 22 Februari 2021, dari https://www.talenta.co/blog/insight-talenta/4-langkah-penting-penyusunan-perencanaan-sdm-perusahaan/

Sabtu, 20 Februari 2021

OPINI TENTANG BAGAIMANA PENERAPAN, TUJUAN, DAN SEGI PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA

 Negara Indonesia adalah Negara hukumseperti yang sudah dinyatakan dalam UUD 1945 Pasal 1 Ayat 3. TentunyaHukum Negara Indonesia berlandas pada Undang-UndangDasar 1945 dan ideologi kita yaitu PancasilaSelain itu adabanyak lagi jenis-jenis dasar hukum dan/atau peraturan yang berlaku di Indonesia, seperti Keputusan PresidenUndang-UndangPeraturan MenteriKetetapan MPR, PeraturanDaerah, dan lain sebagainya.

Dari banyaknya aturan-aturan yang berlaku di Indonesia, sudah seharusnya masyarakat kita berlaku sepertiyang diharapkantaat aturan dan berlaku dengan baikNamun pada kenyataannya sering berbalikMasih banyakpelanggaran peraturan yang terjadi di masyarakat sepertipencopetanpenculikandan yang paling sering dibahasadalah Korupsi

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnyateknologihukum juga harus merambat ke dunia maya. Dan yang paling sering terjadi itu Antara penipuancyberbullyingdan pencemaran nama baik melalui postingan media social. Yang biasa permasalahan ini dikaji menggunakan UU ITE yang sering digunakan oleh masyarakat untuk berlindung di dunia mayadan sekarang sedan dikaji ulang oleh pemerintahkarena dianggap seperti Pasal Karet.

Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran kepadamasyarakat yang taat aturanPasti ada yang pernah merasatakut akan hal buruk terjadi kepada anda disaat anda beradadi tempat publik karena labeling dari masyarakat kepadatempat tertentu akan sesuatu yang menjadi stereotiptersendiri bagi orang-orang yang tinggal di daerah tersebut

Ini yang kadang juga suka membuat orang berfikir kalausudahkah peraturan hukum di Indonesia berjalan denganbaik?” yang biasanya dilanjut dengan “apabila hukum di Indonesia sudah berjalan dengan baikmakan hal-hal burukyang terjadi di masa lalu tidak akan terjadi” lalu muncullahanggapan bahwa hukum di Indonesia belum berjalan denganbaik

Hal ini juga menjawab pertanyaan selanjutnya tentangTujuan hukum yang sudah tercapai atau belumapabilatujuan hukum itu adalah kedamaian dan hidup yang tenterammaka jawabannya bisa sangat relative tergantung padadimana anda tinggalapabila anda tinggal di daerah yang sangat terbangun/majumaka kehidupan tenteram danberadab lebih terasa dibanding yang tidak tinggal di daerahperkotaan metropolitan. 

Dalam segi penegakannya juga masih belum berjalandengan baik walau sudah ada mengalami sedikit perubahanseperti dulu jika kendaraan kita diberhentikan oleh polisikita bisa menyuapnya dengan 20ribuan, lalu makin kesinimakin naik biayanyaSaya berfikir bisa saja ini dilakukanoleh polisi untuk mengurangi adanya tindak penyuapanmakanya di atas saya juga menyebutkan kalau sudah adasedikit perubahan mengenai tilang.

Dan hal tersebut juga mungkin berhubungan dengansegi atau sisi kemanusiaan yang dimiliki oleh aparat penegakhukummaka kita bisa memaklumi keadaan tersebut. Tetapi tidak hanya bisa di limpahkan kesalahan kepada aparat, Tetapi kita juga harus sadar diri “sudahkah saya patuhterhadap hukum yang berlaku?”

Contoh pelanggaran hukum yang terjadi di Indonesia: Kelompok terror Kriminal Bersenjata(selanjutnya akandisebut sebagai KKB) yang lumayan ramai diperbincangkanAlasan terjadinya pelanggaran tersebut adalah adanya suatukelompok ekstrimis terhadap suatu ideology tertentu yang ingin menggantikan falsafah dan ideologi kita yaitupancasilaSolusinya yaitu penangkapan para anggota KKB yang diharapkan ditangkap hidup2, ditahan dalam waktuyang lama sebagai hukuman lalu beri pembelajaran mengenaiideologi dan hukum Indonesia. Dengan harapan suoayamereka mengerti dan tidak memaksakan ideology merekakepada kita